Pengalaman Menjadi Front-End Developer

pengalaman-menjadi-front-end-developer

Sudah sekitar 6 bulan saya menjadi seorang Front-End Developer, tetapi saya menjalaninya sebagai freelancer bukan kerja di kantor dan digaji setiap bulan. Saay mulai freelance bulan juli 2016 lalu, dan dimulai freelance pertama kali di situs marketplace freelance lokal Projects.co.id. Saya saat itu juga banyak mencari informasi tentang situs freelance, mulai dari Freelancer.com, Upwork, dan Sribulancer, saya terus mencoba dengan membuat akun dan merasakan langsung bagaimana rasa platformnya bekerja.

Akhirnya saya putuskan untuk fokus ke Projects.co.id, karena lebih jelas cara kerjanya dan lebih terasa lokal di banding Freelancer.com dan Upwork, saya juga sekarang freelance di Sribulancer.com tetapi sampai saat ini sudah setengah tahun belum ada projek yang berjalan, banyak saya ngebid projek sampai ditanya-tanya oleh client, tetapi belum pernah sampai start projek dan menyelesaikan 1 projek pun :(. Kalau di Projects.co.id saya sudah dapat 12 projek completed, walaupun client-client di Projects.co.id itu juga percaya sama saya dan memberikan projek tanpa via Projects.co.id dan langsung transfer ke rekening pribadi saya.

Freelance yang telah saya alami sangat keras di dunia nyatanya, kita harus mencari projek sampai dapat, jika tak dapat projek terasa hidup seperti menganggur. Terus kita juga harus mempunyai skill yang kompeten, karena kita juga bersaing dengan freelance diluar sana yang sudah mahir. Saya juga merasa masa paling pahit ketika mulai pertama kali freelance, semuanya abu-abu saya belum pernah mengerjakan projek, jadi saya terus berusaha hingga akhirnya paham dunia freelance.

Saat ini pinginnya terus maju, tidak hanya Front-End Developer saja, saya ingin menjadi Web Developer karena saya ingin menjadi Full-Stack Developer bisa membuat aplikasi web tidak sekedar desain saja. Dan terus dapat client-client tetap yang percaya sama saya, dan kalau bisa gabung di situs freelance internasional seperti Upwork.

2 Replies to “Pengalaman Menjadi Front-End Developer”

  1. kak,saya sih masih mahasiswa semester 2,tapi saya ingin bertanya untuk menambah pengetahuan.
    kalo front end itu selain bekerja menjadi freelancer bisa jadi apa kalo di indonesia..

    1. Klau masih smster 2 ya, kerjaan sampingan (freelance) sangat cocok, kcuali klau sudah lulus bisa mencari pekerjaan menetap di perushaan & bisa juga sambil freelance

Tinggalkan Balasan